PostHeaderIcon Bamut Sept 2011

Ini dia koleksi Balebale untuk bulan September 2011.
Check it Out.!!
Motif lain?? BANYAK…silahkan tanyakan ke

021 92 35 31 38
atau
021 95 111 918

dan yang baru release bulan September adalah sebagai berikut….


AngryBird_Purple

AngryBird_Blue

Ben10

Cow_Green

Cow_Purple

Dorameon

HelloKitty

Keropi

MickeyMinnie_Blue

MickeyMinnie_Yellow

SesameStreet

Tom and Jerry

TurtleBike

PostHeaderIcon Sprei Bahan Catra

AD3409-10

AD3440-41

AD3471-72

AD3487-88

AD3505-06

AD3514-15

AD3564-65

AD3566-67

AD3577

AD3634-35

RN-KupuKuning

RN-KupuPink

RN-PolkaBiruCoklat

PostHeaderIcon Selimut Bulu

Dear Value Customer,
Bale bale kini hadir dengan selimut Bulu terbuat dari bahan polyster dengan bulu halus panjang.
Sangat lembut dan memberikan kenyamanan maksimal. Dengan motif anak dan warna cerah, tidak luntur dan berbulu.
Silahkan buktikan kualitas prima nya ^_^.

Pesan?
Silahkan langsung ke
phone 021 95 111 918 atau
sms ke 021 92 35 31 38
email ke spreibalebale@yahoo.com atau
nurwidiyanti@hotmail.com.

Berikut motif yang tersedia.

avatar

avatar

Batman-n-Cars

Batman-n-Cars



ben10



Captain-Tsubasa


Dora



dragon-ball

Hello-Kitty-flower


hello-kitty-love



Marie-Cat

mermaid



mickey-holiday

mikie-krem.


pooh


Princess


Snoopy


Spiderman


thomas


Tweety


Upin-n-Ipin

PostHeaderIcon Hi… Coming soon untuk motif bamut gulmut dan spreinya :)

Dear value customer

Udah lama kami blm update website.
Yuk mari, dalam beberapa hari ini akan ada update terbaru utk bamut gulmut dan sprei nya.
Kualitas bahan tetap dijamin :)
Ditunggu yah.

Salam,
-management-
021 92 35 31 38
021 95 111 918

PostHeaderIcon Bamut Maret – April 2011

PostHeaderIcon Motif Sprei Jan 11

Dear valued customer,

Silahkan cek disini untuk motif-motif sprei di bulan Januari, untuk ketersedian silahkan konfirm ke
021 92 35 31 38 atau 021 95 111 918.

Salam,
-balebale-


-BungaCoklatKrem-


-BatikUkirKrem-


-LorengCoklatSusu-


-abtsrak batik Krem-


-bunga-sepatu-peach-


-melati-kuning-


-abstrak-merah-maroon-


-bunga-melati-ungu-


-bunga-sepatu-ungu-


-loreng-

PostHeaderIcon Motif Jan 11


Cars-BurningRace-yellow


Cars-BurningRace-Blue


Safari-Yellow


Safari-fanta


Princess-6


Princess-5


Princess-3-muskeeter


Pooh-Rainbow


nemo


HelloKitty-Bunga


Hello-Kitty-Pita


ben10-Star


Barney&Friends


barbie-fashion-Purple


barbie-Fashion-Pink


Spiderman-America

PostHeaderIcon 100% Indonesia

Beberapa bulan terakhir, Balebale memiliki sampul plastik desain baru. Barangkali bagi sebagian yang sudah familiar dengan produk Balebale, ada logo 100% Indonesia, sebagai bentuk dukungan terhadap usaha pemerintah dalam membangun merek nasional.

Logo ini didisain dengan empat warna utama, yakni biru, merah, oranye, dan putih
yang merupakan representasi warna dari laut dan bumi Indonesia yang merupakan negara kepulauan. Sedangkan warna merah dan putih berbentuk hati merupakan perwakilan dari warna bendera kebangsaan Indonesia.

Dari sudut pandang Balebale sendiri, utamanya Balebale juga turut berpartisipasi dalam kampanye Aku Cinta Indonesia.
Dengan pemasangan Logo ini dalam produk Balebale sendiri, Kami ingin menyatakan pada dunia bahwa setiap produk dibuat dengan seratus persen cinta kami sebagai orang Indonesia.
Apa yang dibeli,
apa yang dikenakan,
apa yang dinikmati,
apa yang dipajang…
Semua ini tercipta dari satu alasan mendasar yang absolut:
Dibuat dari cinta rakyat Indonesia kepada Indonesia.

Itu yang ingin kami sampaikan, tidak hanya untuk Indonesia, namun juga kepada seluruh dunia. Karena hasil karya kreatif Ibu Natalindah sebagai owner Brand ini juga sudah tersebar ke pelosok negeri dan terus menggeliat hingga menyeberang lautan.
Siap menggurita dan mengenalkan diri sebagai produk karya anak negeri.

Salam,
-Balebale-

PostHeaderIcon Motif Bamut Dec 2010


Silahkan klik gambarnya untuk melihat koleksi selengkapnya :)

PostHeaderIcon Harga kapas di atas angin

Beberapa waktu lalu, tepatnya bulan Agustus customer balebale dihadapkan pada kenaikan harga sprei.
Memang kenaikan saat itu hanya berkisar lima ribu rupiah saja. Namun hal tersebut kembali disusul pada pertengahan oktober 2010, dimana suplier bahan baku catra menaikkan harga sebesar Rp2.500 per meternya. Tentu saja, tak elak Sprei Balebale dengan karet keliling andalannya pun mau tidak mau harus mengimbanginya.
Reaksi dari resellerpun beragam. Ada yang merespon dengan pesimistis dan bertanya “Wah saya mesti jual berapa, kalau harganya naik“. Tak sedikit kekhawatiran tersebut terbaca dalam nominal bon-bon yang dibuat, karena ada reseller yang cenderung menahan diri, dan atau mengalihkan ke item lain seperti bamut dan gulmut yang saat itu harganya tetap bertahan.
Namun ada juga sebagian reseller yang tenang-tenang saja dan memahami situasi sehingga tetap loyal meski harga naik karena mereka sangat yakin akan kualitas produk Balebale.

Nah, kami disini ingin sekali sharing mengenai ada apa sebenarnya dibalik kenaikan tersebut.
Ternyata tak lain tak bukan adalah kenaikan harga kapas dunia yang membumbung sebagai bahan dasar kain sprei. menurut beberapa sumber, saat ini harga kapas sekitar Rp27.000 per kgnya yang konon merupakan rekor tertinggi selama 140 tahun terakhir.


Sayangnya, harga kapas yang demikian itu merupakan hasil impor, salah satunya dari AS yang notabene kita harus mendapatkannya dengan persaingan dengan China yang saat ini mengkonsumsi 40% produksi kapas AS untuk industri dalam negerinya.
Hal ini lah yang menyebabkan harga kapas kian diatas angin, dan ditambah lagi dengan gagalnya panen kapas di Texas di bulan Oktober lalu akibat sejumlah badai hingga menggiring peningkatan harga kapas tahun ini sebesar 58%.

*****************************************************************************************************************
Namun kalau dirunut-runut, muncullah pertanyaan. Kenapa sih harus impor?
Sebenarnya Indonesia adalah penghasil kapas, namun sayangnya harga di pasaran lokal sangat jauh di bawah harga international, yakni berkisar Rp 4.050 per kg nya. Lantas dengan meningkatnya harga kapas duniapun tidak serta merta menyebabkan harga kapas lokal menjadi naik di tingkat petani. Hal ini terjadi lantaran kesepakatan nilai jual antara petani dan pengepul kapas di awal masa tanam yang sedianya memberikan “jaminan” harga jual dari petani saat panen.
Dengan kesepakatan awal tersebut, maka harga naiknya kapas dunia tidak menjamin ketertarikan petani untuk menanam lebih banyak kapas lagi untuk memenuhi pasaran dalam negeri.

Wah sayang ya…
Mudah-mudahan turut andil pemerintah untuk memberikan dukungan kepada petani kapas Indonesia
mengatasi kebutuhan lokal sehingga produk turunan kapas seperti garmen dan produk hilir lainnya tetap stabil, termasuk produk Balebale tentunya :)

Salam,
-Balebale